Pertanyaan (untuk umat kristen) : Mengapa Babi tidak diharamkan?

Jawaban mengenai mengapa babi haram (dalam umat islam) adalah menjawab pertanyaan dari seorang teman yang beragama non-muslim (kristen) kepada ku mengenai didalam agama islam kenapa babi dan anjing diharamkan ?
Jawaban ini kami kutip dari :
http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/
Apabila kurang jelas dari yang di terangkan silahkan kunjungi web diatas.
Aku berinstropeksi bahwa ilmuku belum apa-apa (sangat dangkal) dibanding apa yang masih perlu aku pelajari.
Ibarat air, aku baru bisa meminum setetes dari seluasnya samudera.

Terima kasih atas pertanyaan yang diajukan kepadaku, sehingga memacuku untuk lebih mendalami / mempelajari agama untuk menjadi lebih dewasa.
Aku yakin masih banyak pertanyaan-pertanyaanmu. Segala pertanyaan apapun menyangkut segala perbedaan berkeyakinan, aku terima. Bila aku tidak bisa menjawab bukan berarti tidak ada jawaban, hanya yakin aku saja yang belum memahaminya. Jadi aku akan bertanya lagi kepada yang memahaminya. Mudah-mudah dapat memberikan cahaya terang bagi seluruh manusia.
———————————-
Jawaban berdasarkan :
1. Al-Qur’an
2. Al-Hadist
3. Ijma’
4. Qiyas
———————————–

Aku bertanya ( kepada umat kristen ): ” Kenapa Di Kristen Babi tidak diharamkan?”
Pagi ini adalah pagi yang sangat cerah bagiku secerah hariku.
Melanjutkan diskusi mengenai diharamkannya babi, dengan dikarenakan adanya pertanyaan kepadaku ttg hal ini, akhirnya aku bisa lebih mencari jawaban yang benar dengan dasar-dasar yang jelas dan kudapat dari belajar membaca dan memahami kitabku Alqur’an, yang selama ini jarang aku kaji (pahami isinya).
Selain aku buka-buka al-qur’an kitabku, karena yang bertanya adalah non muslim (kristen), juga aku buka-buka kitab injil.
Disana aku dapatkan beberapa ayat dalam injil yang ternyata juga mengharamkan babi, yaitu :
1. Yesaya 66 ayat 17
2. Ulangan 14 ayat 8
3. Imamat 11 ayat 7
Kesemuanya adalah kitab perjanjian lama.
Saya bukan penganut agam kristen, namun kalo saya adalah beragama kristen pun pasti akan mencari tahu / mengkaji ulang apa yang terdapat didalam kitab itu. Saya tidak langsung percaya kepada para pendetaku yang mengatakan A,B, dan C dan lain sebagainya.Hal itu aku lakukan karena aku ingin menjadi orang yang dewasa.
Yang kesemua inderaku dapat aku pakai untuk melihat kebenarannya.
Seperti saat ini aku adalah menganut agama islam, aku juga tidak langsung percaya apa yang dikatakan para ustad-ustadku, para kyai-kyai dan ulama-ulamaku. Aku akan melihat dasar-dasarnya apa yang dikatakanya. Aku pertimbangankandengan logikaku. Dan kesimpulan ada di diriku sendiri mengenai apa yang
akan aku lakukan atau apa yang tidak aku lakukan. Bila apa yang dikatakannya tidak sesuai dengan kesimpulanku, maka aku bisa tidak melakukan sesuai apa yang dikatakannya. Begitu juga bila apa yang dikatakannya adalah sesuai dengan kesimpulanku,dasar-dasarnya jelas, maka aku juga akan melakukan sesuai apa yang dikatakannya.
Kembali ke topik mengenai haramnya babi, aku sendiri dari kecil sampai sekarang belum pernah makan babi, bukan karena haram atau tidak, namun aku melihat hewan ini agak jijik, sehingga aku tidak berselera memakannya.
Namun dari topik halal haram ini, akhirnya menggugah aku dari kelupaan pada Tuhan menjadi ingat pada Nya. Yang tadinya tidak begitu mendalami, akhirnya belajar lebih mendalami. Mudah-mudah kita beragama secara dewasa.
Pada semua yang terima tulisan ini, jangan menjadikan diri kalian begitu mudah berubah keyakinan. bagi yang beragama kristen jangan mudah berubah memeluk islam atau yang lain, begitu juga yang beragama islam jangan mudah berubah untuk memeluk agama lain. Karena keyakinan adalah terbentuk dari kedewasaan. Memang ada yang terbentuk dari keluarga dan lingkungan, namun akan lebih menjadi sempurna apabila kita berkeyakinan karena dasar kedewasaan.
Diskusi ini hanya hal kecil dalam beragama, namun dapat menjadi kumpulan ilmu dan mudah-mudahan nanti menjadi besar untuk menjadikan kita jadi dewasa dalam beragama sebagai jalan hidup .
Aku telah bahas haramnya babi dari kitab al-quran, dasar hukumnya,pertimbangan-pertimbagan dan hasil kesimpulanku telah aku sampaikan ditulisanku beberapa hari yang lalu. Dan aku telah buka juga Injil, namun
aku belum bisa menyimpulkannya.
Kesimpulan awal (kesimpulanku saat ini) adalah didalam agama kristen juga mengaramkan babi (sesuai ayat diatas).
Yang aku ketahui, orang kristen sekarang adalah tidak mengharamkan babi.
Ada beberapa pertanyaan pada diriku mengenai ayat yang aku sebutkan diatas.
Pertanyaan itu adalah sebagai berikut :
1. Ayat itu menyatakan haram.
a. Apa yang diajarkan Para pendeta ? Halal atau haram?
b. Bila halal apakah ada dasar nya, dan logis tidak kah (bisa diterimanya) dasar tersebut?
2. Kesemua ayat itu pada kitab perjanjian lama.
a. Apakah Kitab perjanjian lama itu termasuk kitab (injil) tidak ?
b. Bila kitab tersebut adalah injil juga, apakah ayat diatas diajarkan/tidak?
c. Adakah dasar atas halalnya babi?
d. Bila ada dasar halalnya babi, logiskah dasar itu?
e. Dasar itu dari mana ? Apakah dari Injil juga atau dari yang lain? Kenapa bertentangan?
3. Pertimbangan-pertimbangan
a.
b.
c.
4. Kesimpulan
a.
b.
c.
Demikian beberapa pertanyaanku, mudah-mudahan point 1 s/d 4 diatas terjawab.
Bagi yang menerima tulisanku ini (terutama bagi yang beragama kristen), bila belum bisa menjawab silahkan bertanya pada yang tahu, dan berikan ke saya. Semoga kita semua menjadi tahu jawabannya.

Aku tunggu jawabannya.

Jawaban bisa di kirim email : ondhon@gmail.con atau mengisi komentar dibawah?

Published in: on Oktober 21, 2008 at 3:03 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://ondhon.wordpress.com/2008/10/21/pertanyaan-untuk-umat-kristen-mengapa-babi-tidak-diharamkan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: